Kesaksian
Dari 7 Orang Remaja Mengenai Surga
Sebanyak 7 orang remaja di bawa
Tuhan Yesus Kristus ke Surga. Inilah kesaksian mereka mengenai kemuliaan di
Surga. Kejadian ini terjadi pada tanggal 11 April 1995.
Kesaksian ke 1 oleh Esau
2 Korintus 12:2:
Aku tahu tentang seorang
Kristen; empat belas tahun yang lampau entah di dalam tubuh, aku tidak tahu,
entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Tuhan yang mengetahuinya orang itu
tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga
Kami berkumpul di suatu ruangan
ketika kami mendapatkan pengalaman ini. Ruangan
di mana kami berkumpul, mulai di penuhi dengan cahaya hadirat Tuhan.
Cahaya tersebut kuat untuk menerangi seluruh ruangan. Ruangan kami penuh dengan
kemuliaan Tuhan, dan kami merasakan betapa indahnya berada di hadirat Tuhan.
Tuhan berkata kepada kami,
Anak-anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan kepadamu kerajaanKu, kita akan
pergi ke tempat kemuliaanKu. Kami memegang tangan satu sama lain dan di
angkat. Saya melihat ke bawah dan memperhatikan bahwa kami keluar dari tubuh
kami. Sewaktu kami meninggalkan tubuh kami, kami memakai jubah putih dan mulai
pergi ke atas dengan kecepatan tinggi.
Kami tiba di depan sepasang pintu
gerbang untuk masuk ke Kerajaan Surga. Kami sangat terpesona dengan apa yang
sedang terjadi pada kami. Puji Syukur bahwa Yesus Tuhan kami bersama dengan
kami dan juga dengan dua malaikat yang masing-masing mempunyai 4 sayap.
Malaikat-malaikat tersebut mulai
berbicara kepada kami, tetapi kami tidak mengerti apa yang mereka katakan.
Bahasa mereka sangat berbeda dengan bahasa kami, dan bahasa mereka bukan
seperti bahasa di bumi. Malaikat-malaikat ini menerima kami dan membukakan
kedua pintu gerbang Surga tersebut. Kami melihat tempat yang sangat indah
dengan berbagai-bagai macam. Saya ingat ketika kami masuk ke dalam Kerajaan
Surga, rasa damai yang sempurna memenuhi hati kami. Alkitab menjelaskan bahwa
Tuhan akan memberikan damai yang melampaui segala akal (Filipi 4:7)
Pertama kali yang kami lihat
adalah seekor rusa. Saya bertanya ke salah satu teman saya,Sandra, apakah kamu melihat hal yang sama
seperti yang saya lihat sekarang? Sandra tidak lagi menangis atau
berteriak sewaktu pertama kali kami di perlihatkan neraka (Tambahan dari
penerjemah: bacalah terjemahan: Kesaksian
dari 7 orang remaja mengenai neraka). Sandra tersenyum dan berkata: Ya Esau, saya melihat seekor rusa!
Kemudian saya tahu bahwa semuanya adalah nyata, kami benar-benar berada di
Kerajaan Surga. Semua yang seram-seram yang kami lihat di neraka sudah tidak
kami ingat lagi. Kami disana menikmati kemuliaan Tuhan. Kami pergi ke arah rusa
tersebut, di belakangnya ada pohon yang sangat besar. Lokasi pohon tersebut ada
di tengah-tengah surga.
Alkitab menjelaskan kepada kita
di Wahyu 2:7 Siapa bertelinga,
hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat:
Barangsiapa menang dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di
Pohon ini
melambangkan Yesus, karena Kristus adalah hidup yang kekal. Di balik pohon ini
ada sebuah sungai di mana airnya jernih seperti kristal. Sungainya sangat
jernih dan indah, seperti yang kami tidak pernah lihat sebelumnya di bumi. Kami
ingin tinggal di tempat itu. Banyak kali kami meminta kepada Tuhan, Tuhan mohon! Jangan bawa kami keluar dari
tempat ini! Kami mau di sini selamanya! Kami tidak mau kembali ke bumi!
Tuhan menjawab kami,Adalah penting untuk kamu balik ke bumi dan
memberikan kesaksian mengenai segala sesuatu yang Aku telah sediakan kepada
mereka yang mengasihi Aku karena Aku akan datang kembali sangat singkat dan
pahala sudah Aku sediakan.
Ketika kami melihat sungai itu,
kami berlari ke
Kami meninggalkan sungai tersebut
dan lari ke setiap tempat di mana kami bisa menyentuh dan merasakan. Kami ingin membawa segala sesuatu balik ke
bumi karena kami sangat kagum dengan semua yang ada di Surga. Mereka tidak bisa
di jelaskan dengan kata-kata. Ketika rasul Paulus di bawa ke Surga, dia melihat
banyak hal yang tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata, karena banyak hal yang
luar biasa di Kerajaan Surga (2 Korintus 12). Banyak hal yang kami
lihat, hampir kami tidak bisa menemukan cara untuk menjelaskannya.
Kemudian, kami tiba di tempat
yang sangat luar biasa dan indah. Tempat ini penuh dengan batu-batu berharga:
emas, emerald, ruby, dan intan. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami pergi
ke suatu tempat di mana di
Buku kedua yang kami lihat,
ukurannya lebih besar daripada Alkitab. Buku itu terbuka dan seorang malaikat
sedang duduk dan menulis di dalam buku itu. Bersama dengan Tuhan Yesus, kami
mendekat untuk melihat apa yang sedang di tulis oleh malaikat tersebut.
Malaikat tersebut sedang menulis segala hal yang sedang terjadi di bumi. Segala
sesuatu yang telah terjadi, termasuk tanggal, jam, semuanya di catat di
Kami melanjutkan ke suatu tempat
di mana buku ketiga tersebut berada. Bukunya malah lebih besar dari buku yang
kedua. Bukunya dalam keadaan tertutup ketika kami mendekat ke arah buku
tersebut. Tuhan menyuruh kami bertujuh untuk menurunkan buku itu dari tempat
penyanggahnya dan kami menaruh buku itu di atas sebuah pilar.
Pilar-pilar dan tiang-tiang di
surga sungguh menakjubkan! Mereka tidak seperti yang yang di buat di bumi.
Tiang-tiang itu terbuat dari bermacam-macam batu permata. Beberapa dari tiang
tersebut terbuat seluruhnya dari intan, ada juga yang seluruhnya dari batu
emerald, ada juga yang seluruhnya dari emas, dan juga campuran dari
bermacam-macam permata. Saya kemudian mengeri bahwa Tuhan adalah yang empunya
segala sesuatunya, seperti yang di tulis di kitab Hagai 2:9. KepunyaanKulah perak dan kepunyaanKulah
emas, demikianlah Firman Tuhan semesta alam. (Tambahan dari penerjemah -
Terjemahan asli dari bahasa Ingris memakai Hagai 2:8 di mana sebanding
dengan terjemahan bahasa Indonesia-nya
adalah Hagai 2:9). Saya mengerti bahwa Tuhan kita sangat kaya dan Dia mempunyai
segala kekayaan di dunia. Saya juga mengerti bahwa dunia dengan segala isinya
adalah kepunyaan Tuhan dan Dia ingin memberikan kepada mereka yang meminta
kepadaNya dengan iman.
Tuhan berkata,Mintalah kepadaKu, maka bangsa-bangsa akan
Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu
(Mazmur 2:8) Buku ketiga
ini yang kami taruh di atas tiang sangat besar sehingga kami harus berjalan
untuk membaca dari satu halaman ke halaman lain. Kami berusaha untuk membaca
apa yang di tulis di buku itu. Pertama kali, hal ini sangat susah karena
tulisannya terbuat dari huruf-huruf yang kami tidak mengerti.Tulisannya sangat
berbeda dari bahasa di bumi. Tulisan ini hanya ada di Surga. Dengan bantuan
dari Roh Kudus, kami di berikan kasih karunia untuk mengerti tulisan-tulisan
tersebut. Seperti sebuah lapisan yang di ambil dari mata kami, kami kemudian
bisa mengerti apa arti tulisan tersebut seperti dalam bahasa kami.
Kami bisa melihat bahwa nama dari
kami bertujuh ada di dalam buku tersbut. Tuhan memberitahukan kami bahwa itu
adalah Buku Kehidupan (Wahyu 3:5) Kami melihat bahwa nama-nama kami di
buku tersebut bukan nama yang kami di panggil di bumi. Nama-nama tersebut
adalah baru, sehingga Firman Tuhan di genapi bahwa Tuhan akan memberikan kita
sebuah nama dimana tidak ada seorangpun tahu artinya kecuali orang yang
menerima nama baru tersebut (Wahyu 2:17)
Di Surga, kami bisa menyebutkan
nama baru kami, tetapi ketika Tuhan membawa kami ke bumi, nama-nama tersebut di
ambil dari ingatan dan hati kami. Firman Tuhan itu kekal dan harus di genapi.
Temanku, Firman Tuhan berkata di Wahyu 3:11, jangan membiarkan sesorang
mengambil mahkotamu, jangan membiarkan seorangpun untuk mengambil secara paksa
tempat yang Bapa sudah sediakan untuk kamu. Di Surga, berjuta-juta hal yang
sangat indah, kami tidak bisa menjelaskan-nya dengan kata-kata. Tetapi saya
ingin memberitahukan kamu sesuatu,Tuhan
sedang menunggumu. Tetapi orang
yang bertahan sampai pada kesudahannya, ia akan selamat. (Markus 13:13)
Kesaksian ke 2 oleh Ariel
Ketika kami naik ke Kerajaan
Surga, kami tiba di tempat yang indah dengan bermacam-macam pintu yang indah.
Di depan pintu-pintu tersebut, ada 2 orang malaikat. Mereka mulai berbicara
tetapi pembicaraan mereka sangat surgawi dan kami tidak mengerti apa yang
mereka katakan. Roh Kudus memberikan kami pengertian. Mereka menyalami kami.
Tuhan Yesus meletakkan tanganNya di pintu-pintu tersebut dan mereka terbuka.
Kalau Tuhan Yesus tidak bersama dengan kami, kami tidak mungkin bisa masuk ke
dalam Surga pada saat itu.
Kami mulai menghargai segala
sesuatunya di Surga. Kami melihat pohon yang sangat b esar, Firman Tuhan
menjelaskan bahwa pohon ini adalah Pohon Kehidupan. (Wahyu 2:7). Kami
pergi sebuah sungai dan disana banyak sekali ikan-ikan di dalamnya. Kami mulai
berenang ke dalam sungai itu. Kami melihat ikan-ikan tersebut berkeliling dan
mereka memberikan kenyamanan ke tubuh kami. Mereka tidak kabur seperti di bumi;
kehadiran Tuhan membuat ikan-ikan tersebut tenang. Ikan-ikan bisa percaya
kepada kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan menyakiti mereka. Saya di
berkati dan kagum ketika saya mengambil salah satu ikan dan mengambilnya keluar
dari air. Yang menakjubkan adalah ikan tersebut sangat tenang menikmati kehadiran
Tuhan meskipun di tangan saya. Saya menaruh ikan tersebut balik ke dalam air.
Saya bisa melihat di kejauhan ada
sekumpulan kuda putih di Surga, seperti yang di tulis di Firman Tuhan di Wahyu
19:11 Lalu aku melihat sorga
terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya
bernama: Yang Setia dan Yang Benar.Kuda-kuda tersebut akan di pakai Tuhan
ketika Dia membawa umatNya, gerejaNya. Saya berjalan ke arah kuda-kuda tersebut
dan mulai untuk menepuk dengan halus. Tuhan mengikuti saya dan membiarkan saya
untuk mengendarai salah satu kuda tersebut.
Ketika saya mulai mengendarai
kuda tersebut, saya merasakan sesuatu yang saya tidak pernah rasakan di bumi.
Saya mulai merasakan damai, kebebasan, kasih, kekudusan yang hanya bisa
didapatkan di tempat yang indah ini. Saya mulai menikmati segala sesuatu yang
saya lihat. Saya hanya ingin merasakan segala sesuatunya yang telah Tuhan telah
siapkan untuk kami.
Kami juga bisa melihat meja
perjamuan pernikahan, segala sesuatunya sudah siap. Meja tersebut tidak ada
ujung pangkalnya. Kami melihat bangku-bangku yang sudah di persiapkan untuk
kami. Kami melihat mahkota-mahkota kehidupan kekal yang sudah disiapkan untuk
kami. Kami melihat banyak makanan lezat yang sudah di siapkan, untuk semua
orang yang di undang ke Pesta Pernikahan Anak Domba.
Malaikat-malaikat tersebut di
Tuhan membawa kami ke suatu
tempat di mana banyak sekali anak kecil. Tuhan ada di tengah-tengah mereka dan
Dia mulai bermain-main dengan mereka. Dia berusaha sebisa mungkin untuk
menyempatkan diri dengan setiap dari mereka dan Dia menikmati bersama dengan
mereka. Kami mendekati ke arah Tuhan dan bertanya,Tuhan, apakah anak-anak ini adalah anak-anak yang akan lahir di bumi?
Tuhan menjawab,Tidak, anak-anak ini adalah anak-anak yang telah di aborsi di bumi.
Setelah mendengar hal itu, saya merasa ada sesuatu yang membuat saya gemetar.
Saya ingat dengan apa yang saya
lakukan di masa lalu ketika saya masih belum mengenal Tuhan. Pada waktu itu,
saya sedang berpacaran dengan seorang wanita dan wanita tersebut hamil di luar
nikah oleh karena dosa perzinahan oleh kami berdua. Ketika wanita tersebut
memberitahukan saya bahwa dia hamil, saya tidak tahu apa yang harus saya
perbuat jadi saya meminta waktu kepada dia untuk membuat keputusan. Waktu
berlalu dan ketika saya ingin memberitahukan dia keputusan saya, waktunya sudah
telat karena wanita tersebut telah melakukan aborsi. Hal ini meninggalkan bekas
dalam kehidupan saya. Meskipun saya telah menerima Tuhan di hati saya, saya
tidak bisa mengampuni diri saya karena aborsi tersebut. Tetapi Tuhan melakukan
sesuatu pada hari itu. Dia mengijinkan saya untuk memasuki tempat itu dan
memberitahukan saya, Ariel, apakah kamu melihat anak perempuan
disana? Anak itu adalah anakmu. Ketika Dia memberitahukan itu kepada
saya, saya melihat anak saya, rasa luka hati yang ada di jiwa saya yang sudah
lama, mulai pelan-pelan sembuh. Tuhan mengijinkan saya untuk berjalan dekat ke
arah anak saya, dan anak saya mendekat ke arah saya. Saya memegang tangannya
dan melihat kedua belah matanya. Perkataan pertama yang saya dengar dari
mulutnya adalah Ayah. Saya mengerti
dan saya merasa bahwa Tuhan mempunyai belas kasihan kepada saya dan telah
mengampuni saya, tetapi saya harus belajar mengampuni diri saya.
Teman-teman, siapa-pun yang
membaca ini, saya ingin memberitahukan satu hal. Tuhan telah mengampuni dosa-dosamu,
sekarang kamu harus belajar mengampuni dirimu sendiri. Saya mengucap syukur
kepada Tuhan untuk bisa memberikan kesaksian ini kepadamu. Tuhan Yesus Kristus, saya beri hormat dan kemuliaan kepadaMu! Kesaksian
ini adalah milik Tuhan, Dia mengijinkan kami untuk menerima pewahyuan ini. Saya
berharap setiap dari kita yang membaca kesaksian ini dan menyampaikan kesaksian
ini ke orang lain, akan menerima berkat.
Tuhan memberkatimu.
Kesaksian ke 3
(Wahyu 21:4)
Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan
ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita,
sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.
Ketika kami sampai di surga,
pintu-pintu besar terbuka untuk kami, dan saya mulai melihat suatu lembah yang
penuh dengan bunga-bunga. Bunga-bunga ini sangat indah dan harumnya sangat
istimewa. Kami mulai berjalan dan merasakan kebebasan penuh seperti yang tidak
pernah kami rasakan di bumi. Kami merasakan damai yang memenuhi hati kami dan
ketika kami melihat bunga-bunga tersebut, kami melihat bahwa bunga-bunga
tersebut sangat unik. Setiap kelopaknya berbeda dan mempunyai warna yang unik.
Didalam hati saya, saya berkata
kepada Tuhan bahwa saya ingin mempunyai sekuntum bunga. Tuhan memberikan
persetujuan. Saya mendekati ke salah satu bunga dan mencoba mencabutnya. Tetapi
tidak bisa. Saya tidak bisa mencabut bunga tersebut dari tanah. Malahan saya
tidak bisa mencabut kelopak bunga sama sekali. Kemudian Tuhan berbicara, Segala
sesuatu di Surga harus di lakukan dengan kasih. Tuhan menyentuh bunga
itu dan bunga itu jatuh ke tangan Tuhan dengan sendirinya. Kemudian Tuhan
memberikan bunga itu kepada kami. Kami melanjutkan perjalanan kami dan harum
dari bunga-bunga tersebut masih bersama dengan kami.
Kami tiba di sebuah tempat dengan
bermacam-macam pintu yang sangat indah. Pintu-pintu ini bukan pintu yang
sederhana, mereka di ukir dengan sangat bagus dan mempunyai banyak batu-batu
berharga yang terukir di luarnya. Pintu-pintu tersebut terbuka dan kami
memasuki suatu ruangan yang di penuhi dengan banyak orang. Setiap orang berlari
kesana dan kesini mempersiapkan sesuatu. Beberapa dari mereka membawa
gulungan-gulungan baju bewarna putih yang berkilauan di pundaknya, yang lainnya
membawa gulungan dari pita emas, dan yang lainnya membawa semacam piring dengan
sesuatu seperti perisai di dalam piring tersebut. Semuanya belari dengan
terburu-buru.
Kami bertanya kepada Tuhan,
kenapa di sini banyak sekali orang-orang yang berlari dengan terburu-buru.
Kemudian Tuhan memanggil seorang anak muda untuk mendekat ke arah kami. Orang
muda ini mempunyai sebuah gulungan baju di atas pundaknya. Dia datang dan
melihat Tuhan dengan hormat. Ketika Tuhan bertanya kepadanya mengapa dia sedang
membawa gulungan kain tersebut, dia melihat Tuhan dan berkata,Tuhan, Engkau
tahu tentang kain ini! Kain ini di pakai untuk membuat jubah umatMu yang telah
di tebus, jubah pengantin untuk Hari Pernikahan Anak Domba, Setelah mendengar
hal ini, kami merasakan suka cita dan damai yang luar biasa. Wahyu 19:8
menjelaskan, Dan kepadanya di karuniakan
supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!
[Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Ketika kami pergi dari tempat
itu, kami merasakan rasa damai lebih lagi, karena sangat indah untuk melihat
Tuhan sedang melakukan sesuatu yang indah untuk kami. Tuhan mempunyai tempat
dan waktu untukmu karena kamu sangat penting untuk Tuhan. Ketika kami keluar
dari tempat itu, mata kami melihat keindahan Surga sampai ke detail-detailnya.
Segala sesuatu mempunyai kehidupan dan setiap benda memberikan kemuliaan kepada
Tuhan.
Kemudian kami pergi ke suatu
tempat di mana di
Kami melihat malaikat-malaikat
membawa bayi-bayi di selimuti oleh kain lenan. Malaikat-malaikat tersebut
mendekati Tuhan. Tuhan membelai-belai, menyentuh, dan memberikan ciuman di
kening bayi-bayi tersebut dan malaikat-malaikat tersebut mambawa bayi-bayi
tersebut bersama dengan mereka. Kami bertanya kepada Tuhan kenapa disini banyak
sekali anak-anak, apakah anak-anak ini akan di kirim ke bumi. Tuhan sepertinya
terkesan untuk sementara dan Dia berkata,Tidak. Anak-anak ini tidak akan di kirim ke
bumi! Mereka adalah anak-anak yang telah di aborsi di bumi, dimana orang-tua
mereka tidak menginginkan mereka. Anak-anak ini adalah kepunyaanKu dan Aku
mencintai mereka. Saya menganggukan kepala saya, dan saya merasa suara
saya seperti takut untuk bertanya kepada Tuhan dengan pertanyaan seperti itu.
Ketika saya tidak mengenal Tuhan,
saya membuat banyak kesalahan dan berbuat dosa seperti orang lainnya. Salah
satu dari dosa saya adalah melakukan aborsi.
Tuhan berkata kepada saya, Lihat,
itu anak laki-laki kamu.
Saya ingin melihat dia jadi saya berlari ke arahnya. Tetapi malaikat memberi
aba-aba untuk saya berhenti dengan tangannya. Dia menunjukkan kepada saya bahwa
saya harus mendengar perkataan anak kecil ini dulu. Saya mulai mendengar apa
yang anak kecil itu sedang katakan. Dia sedang berkata dan pandangannya menuju
ke arah anak-anak lainnya. Dia bertanya kepada malaikat,Apakah papa dan mama saya akan datang ke sini dengan segera. Malaikat tersebut melihat saya, dan menjawab
ke anak kecil itu,Iya, papa dan mama
kamu akan datang segera.
Saya tidak tahu kenapa saya di
berikan kesempatan untuk mendengar kata-kata ini, tetapi di dalam hati, saya
tahu bahwa kata-kata dari anak kecil ini adalah pemberian terbaik yang Tuhan
bisa berikan ke saya. Anak kecil ini tidak berkata-kata dengan marah atau
dengan kebencian, mungkin tahu bahwa bahwa kami tidak ingin dia di lahirkan.
Dia menunggu papa mama-nya dengan kasih yang Tuhan telah taruh di dalam
hatinya.
Kami melanjutkan perjalanan kami,
tetapi saya tetap menyimpan gambaran bayi itu di hati saya. Saya tahu bahwa
setiap hari saya harus berusaha untuk bisa bersama dengan anak saya kelak. Saya
punya alasan tambahan untuk pergi ke Surga, karena seseorang yaitu anak saya,
sedang menunggu saya di dalam Kerajaan Surga. Firman Tuhan berkata di Yesaya
65:19 Aku akan bersorak-sorak karena
Yerusalem, dan bergirang karena umatKu; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi
bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.
Kami datang ke suatu tempat penuh
dengan gunung-gunung kecil, dan Tuhan Yesus datang dengan menari-nari. Di depan
Dia ada banyak berkumpul orang-orang dengan jubah putih dan mereka mengangkat
tangan mereka dengan daun palem. Ketika mereka melambai-lambaikan dun palem
itu, daun-daun itu mengeluarkan minyak. Tuhan sudah mempersiapkan hal-hal yang
luar biasa buat kamu! Sekarang adalah waktunya untuk memberikan segenap hatimu
ke Tuhan.
Tuhan memberkatimu.
Kesaksian ke 4
Di dalam Kerajaan Surga, kami
melihat banyak hal-hal yang luar biasa seperti yang di tulis di dalam Firman
Tuhan, 1 Korintus 2:9, Tetapi
seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah
didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia:
semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.
Ketika kami tiba di Kerajaan
Surga, kami melihat banyak hal-hal yang luar-biasa dan indah, banyak hal yang
besar-besar dan merasakan kemuliaan Tuhan. Saya melihat banyak sekali anak
kecil di suatu tempat.
Kami melihat anak kecil dari
bermacam-macam umur. Surga di bagi menjadi beberapa bagian. Kami melihat
sesuatu seperti rumah bayi untuk anak berumur 2 sampai 4 tahun. Kami melihat
juga bahwa anak-anak di Kerajaan Surga bertumbuh dan disana ada sekolah di mana
anak-anak di ajarkan Firman Tuhan. Guru-gurunya adalah malaikat-malaikat dan
mereka mengajarkan anak-anak lagu-lagu penyembahan dan bagaimana untuk
memuliakan Tuhan Yesus.
Ketika Tuhan datang, kami bisa
melihat suka cita dari Raja kami. Meskipun kami tidak bisa melihat wajahNya,
kami bisa melihat senyumanNya dan itu memenuhi seluruh tempat. Ketika Tuhan
datang, semua anak-anak berlari ke arahNya! Di tengah-tengah semua anak-anak
ini, kami bisa melihat Maria, ibu Yesus Kristus di bumi. Maria keliatan sangat
cantik. Kami tidak melihat dia di atas tahta dan tidak ada seorangpun yang
menyembah dia. Dia selayaknya seperti wanita lain di Surga. Dia memakai jubah
putih dan ikat pinggang emas, dan rambutnya mencapai ke pinggang.
Di bumi, kami telah mendengar
bahwa banyak orang menyembah Maria sebagai ibu Yesus, tetapi saya ingin
memberitahukan kepada kamu bahwa Firman Tuhan berkata , Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang
kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6) Satu-satunya jalan
masuk ke Kerajaan Surga adalah Yesus dari
Kami juga memperhatikan bahwa
tidak ada matahari atau bulan. Firman Tuhan berkata di Wahyu 22:5 Dan malam tidak akan ada lagi di
Kami bisa melihat kemuliaan
Tuhan. Buat kami, susah rasanya untuk menjelaskan horror yang kami lihat di neraka,
tetapi lebih susah lagi untuk kami menjelaskan hal-hal surgawi yang begitu
sempurna di Surga. Ketika kami di
Di tengah-tengah langit, kami
bisa melihat salib yang sangat besar yang terbuat dari emas asli. Kami percaya
bahwa itu bukan simbol untuk pemujaan berhala, tetapi seperti simbol yang menunjukkan
bahwa dengan kematian Yesus di kayu salib, kita mempunyai hak ijin untuk masuk
ke Kerajaan Surga.
Kami melanjutkan perjalanan kami
di Surga. Betapa indahnya bisa berjalan bersama dengan Tuhan Yesus Kristus. Di
Tuhan juga mengijinkan kami untuk
bertemu dengan seorang tokoh di dalam Alkitab. Kami bertemu dengan raja Daud.
Raja Daud elok parasnya, tinggi, dan wajahnya memancarkan kemuliaan Tuhan.
Selama kami berada di Kerajaan Surga, satu hal yang raja Daud lakukan adalah
menari, menari, dan memberikan kemuliaan dan hormat untuk Tuhan.
Siapapun yang membaca kesaksian
ini, saya ingin memberikan kepada kamu bahwa Firman Tuhan di Wahyu 21:27
Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya
sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya
mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Tuhan
memberkatimu
Kesaksian ke 5
2 Korintus 5:10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap
orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya
dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
Di Kerajaan Surga, kami bisa
melihat Yerusalem baru seperti yang di tulis di Firman Tuhan di Yohanes 14:2, Di Rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika
tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk
menyediakan tempat bagimu. Kami
bisa melihat
Di dalam
Seperti yang di jelaskan di
Alkitab, emas di
Sehabis itu, kami di bawa di
suatu tempat di mana banyak botol. Di dalam botol-botol tersebut ada air mata
yang telah menjadi kristal. Air-mata tersebut adalah air-mata yang keluar dari
anak-anak Tuhan di bumi. Mereka bukan air-mata dari bersungut-sungut, tetapi
air mata yang keluar ketika mereka berada di hadirat Tuhan; air-mata
pertobatan, air-mata pengucapan syukur. Tuhan menyimpan air-mata air-mata ini
sebagai barang berharga di Surga, seperti yang di tulis di Mazmur 56:9 Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung,
air mataku Kautaruh ke dalam kirbatMu (botolMu) Bukankah semuanya telah
Kaudaftarkan?
Kami juga datang ke tempat di
mana banyak malaikat berada. Meskipun di Surga, kami bisa melihat banyak tipe
malaikat, tempat ini mempunyai salah satu tipe malaikat yang sangat khusus.
Kami melihat bahwa setiap orang mempunyai malaikat. Dia juga menunjukkan bahwa
malaikat ini akan berada dekat dengan kita selama kita hidup. Dia menunjukkan
malaikat-malaikat yang telah ditugaskan untuk menjaga kami. Kami bisa melihat
karakteristik mereka, tetapi Tuhan memberitahukan kami untuk tidak menjelaskan
karakteristik mereka kepada orang lain. Kami membaca di Mazmur 91:11 sebab malaikat-malaikatNya akan di
perintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Kami tiba di suatu
tempat dimana banyak lemari kunci, dimana di dalam lemari tersebut banyak
terdapat bunga-bunga beaneka-ragam. Beberapa bunga terbuka, indah, dan
bercahaya.
Kemudian, Dia mengambil salah
satu bunga yang telah kusut dan Dia membuangnya ke atas api dan berkata,Lihatlah,
orang ini tadinya mengenal Aku dan telah meninggalkan Aku. Sekarang dia mati
tanpa Aku dan bunga itu di buang ke atas api. (Yohanes 15:5-6)
Ketika kami meninggalkan tempat
ini, kami melihat istana yang begitu indah di kejauhan. Tidak ada seorang-pun
yang berani mendekati istana itu, dan kami percaya itu yang dikatakan Firman
Tuhan di Wahyu 22:1 Lalu ia
menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal dan
mengalir keluar dari takhta Tuhan dan takhta Anak Domba itu. Kami percaya
bahwa istana tersebut mungkin terletak dekat dengan Tahta Tuhan
Ketika kami mengalami semuanya ini di Kerajaan Surga, kami merasakan sukacita
yang begitu besar di dalam hati kami, kami mempunyai rasa damai yang melebihi
segala akal. (Filipi 4:7) Kami mengeri seperti yang di tulis di 1
Petrus 1:4 untuk menerima suatu
bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar, dan yang tidak dapat
layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.
Kesaksian ke 6
Lukas 22:30
Bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam KerajaanKu dan
kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku
Di tempat yang luar biasa itu,
Tuhan mengijinkan kami untuk melihat ruang perjamuan yang paling indah yang
hanya pernah ada di alam semesta. Kami melihat sebuah tahta besar dengan dua
bangku berlapiskan emas murni dan batu-batu mulia yang tidak pernah ada di
bumi. Di depan tahta besar tersebut ada sebuah meja yang tidak ada ujungnya,
dan taplak meja tersebut bewarna putih. Warna putihnya tidak bisa di bandingkan
dengan apapun di muka bumi.
Semuanya yang indah dengan
makanan lezat sudah di persiapkan di atas meja. Kami melihat buah anggur
sebesar buah jeruk dan Tuhan Yesus mengijinkan kami untuk mencobai buah anggur
tersebut. Rasanya luar biasa dan kami masih bisa mengingatnya. Temanku, kamu
tidak bisa membayangkan semua yang telah siap di Kerajaan Surga dan apa yang
Tuhan telah sediakan bagi kamu (1 Korintus 2:9)
Di atas meja tersebut, Tuhan
mengijinkan kami untuk melihat roti Manna. Ini adalah roti yang tertulis di
Firman Tuhan. Kami di ijinkan untuk mencobai Manna tersebut dan banyak hal-hal
yang tidak terdapat di muka bumi.
Hal-hal ini sedang menanti kita
sebagai warisan yang tidak pernah hancur di Kerajaan Surga. Kita akan menikmati
hal-hal yang luar biasa dan makanan yang nikmat ketika kita menerima warisan di
Kerajaan Surga. Kami sangat kagum dengan bangku-bangku yang terletak di kedua
sisi meja tersebut. Bangku-bangku tersebut sudah mempunyai nama-nama untuk
setiap orang. Kami bisa melihat nama kami di bangku tersebut, tetapi nama kami
tidak sama dengan nama yang kami punya di bumi. Nama-nama tersebut adalah nama
yang baru yang tidak ada orang lain tahu kecuali diri kami sendiri. (Wahyu
2:17)
Apa yang tertulis
di Firman Tuhan mengejutkan kami, Namun demikian janganlah bersukacita karena
roh roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar
di sorga. Lukas 10:20 Banyak sekali bangku-bangku! Banyak tempat
yang cukup untuk semua yang ingin datang ke Kerajaan Surga. Disana juga banyak
bangku-bangku yang di telah ambil dari meja. Hal itu berarti bahwa orang-orang
baik laki-laki maupun perempuan yang sudah menolak melayani/mengikuti Tuhan dan
nama mereka di hapus dari Buku Kehidupan dan mereka di pisahkan dari Perjamuan
Pernikahan Anak Domba.
Tuhan juga mengijinkan kami untuk
melihat tokoh-tokoh dari Alkitab. Kami kaget sewaktu kami melihat Abraham.
Abraham adalah seoarang tua-tua, tetapi tidak dalam penampilannya. Dia adalah
tua-tua dengan hikmat yang dia punyai. Rambut Abraham seluruhnya bewarna putih,
tetapi setiap rambutnya berkilauan seperti kaca atau intan. Yang mengejutkan
kami adalah bahwa dia kelihatan lebih muda dari kami. Di surga, semua dari kita
akan di perbaharui dan kelihatan muda. Kami juga kaget dengan perkataan yang di
berikan oleh Abraham. Abraham mengatakan sesuatu yang tidak bisa kami lupakan.
Dia menyambut kami di Kerajaan Surga dan memberitahukan kami bahwa tidak lama
lagi kami akan ada di tempat ini, karena kedatangan Tuhan Yesus Kristus sudah
sangat dekat.
Jikalau kamu belum menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:
Tuhan Yesus, saya percaya Engkau adalah Anak Tuhan dan Engkau mati untuk semua dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuhan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Tuhan Yesus, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yesus. Amin.
Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Tuhan), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Tuhan dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Tuhan Yesus di surga. Tuhan memberkatimu.
Sumber pertama: http://www.choothomas.com/urgentmessage.html
(Revelation
of Heaven by 7 Youths)
Sumber
kedua: http://www.freecdtracts.com/testimony/revelation_of_heaven_by_7_youths.htm
Di terjemahkan oleh Hendry Sudjatmiko (email: Info [@] SurgaNeraka [dot] com) or (email: Info [@] HidupKekal [dot] com). Untuk menghindari spam email, silahkan menghilangkan tanda [] di email tersebut dan gantikan dot dengan titik.
Alamat website/situs: www.surganeraka.com www.hidupkekal.com
Pertanyaan atau koreksi mengenai
terjemahan ini, silahkan menghubungi Hendry di email tersebut di atas.
Situs-situs lainnya: